jump to navigation

Iklas April 21, 2009

Posted by mblendes in bebas bicara.
trackback

Entah kenapa “ikhlas” masih menjadi ganjalan dihati bagaimana benuk ikhlas dan rasa ikhlas itu sendiri…

Sempat nanya2 ke ust setelah pembahasan masalah ukhuwah, dan dijawab dengan bacaan Surat Al Baqarah 216

Berikut adalah kutipan dari terjemahan Tafsir Ibnu Katsir atas surah
Al-baqarah ayat 216 :

Diwajibkan atas kamu berperang , padahal berperang itu adalah sesuatu yang
kamu benci . Boleh jadi kamu membenci sesuatu , padahal ia amat baik bagimu
, dan boleh jadi ( pula ) kamu menyukai sesuatu , padahal ia amat buruk
bagimu ; ALLAH mengetahui , sedang kamu tidak mengetahui .(terjemah surah
Al-baqarah ayat 216)

Allah mewajibkan jihad kepada kaum muslim demi mempertahankan agama Islam
dari kejahatan musuh-musuhnya. Az-Zuhri mengatakan bahwa jihad itu wajib
atas setiap orang, baik ia ahli dalam berperang ataupun tidak. Bagi orang
yang tidak biasa berperang, apabila diminta bantuannya untuk keperluan
jihad, maka ia harus membantu. Dan apabila dimintai pertolongannya, mal:a ia
harus menolong. Apabila diminta untuk berangkat berjihad, maka ia harus
berangkat; tetapi jika tidak diperlukan, ia boleh tinggal (tidak berjihad).

Menurut kami, di dalam sebuah hadis sahih telah disebutkan seperti
benkut:[1]

Barang siapa yang meninggal dunia, sedangkan dia belum pernah berperang
(berjihad) dan tiada pula keinginan dalam hatinya untuk berperang, maka ia
mati dalam keadaan mati Jahiliah.

Rasullillah Saw. pemah bersabda dalam hari kemenangan atas kota Mekah:

Tidak ada hijrah sesudah kemenangan, tetapi hanya jihad dan niat’, dan
apabila kalian diperintahkan untuk berangkal berperang, maka berangkatlah.

Firman Allah Swt.:

padahal berperang itu adalah sesuatu yang kalian bend. (AI-Baqarah: 216)

Yakni terasa keras dan berat bagi kalian, dan mernang kenyataan perang itu
demikian, adakalanya terbunuh atau terluka selain dari masyaqat perjalanan
dan menghadapi musuh.

Kemudian Allah Swt. berfirman:

Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian.
(AI-Baqarah: 216)

Dikatakan demikian karena berperang itu biasanya diiringi dengan datangnya
pertolongan dan kemenangan atas musuh-musuh, menguasai negeri mereka, harta
benda mereka, istri-istri, dan anak-anak mereka.

dan boleh jadi (pula) kalian menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi
kalian. (AI-Baqarah: 216)[2]

Hal ini bersifat umum mencakup semua perkara. Adakalanya seseorang mencintai
sesuati, sedangkan padanya tidak ada kebaikan atau suatu maslahatpun
baginya. Antara lain ialah diam tidak mau berperang, yang akibatnya musuh
akan menguasai negeri dan pemerintahan.

Kemudian Allah swt berfirman :

“Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetashui (Al-baqarah : 216)

Artinya Allah lebih mengetahui tentang akibat dari semua perkara daripada
kalian, dan lebih melihat tentang hal-hal yang didalamnya terkandung
kemaslahatan dunia dan akhirat bagi kalian. Maka perkenankanlah seruan-Nya
dan taatilah perintah-Nya, mudah-mudahan kalian mendapat petunjuk.

*******************

Sepertinya ikhlas itu merupakan sebuah ungkapan kita menerima takdir yang terjadi tanpa ada komplain dan nggrundel karena hanya Allah yang maha mengetahui.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: