jump to navigation

Migrain November 13, 2006

Posted by mblendes in Uncategorized.
trackback

Entah kenapa kepala ini pusing banget waktu bangun tadi pagi, abis mandi sholat dll akhirnya diputuskan untuk tidur lagi.
Bangun2 udah jam 07:40, itupun gara2 dibangunin mas bejo yang nanyain tentang kerjaan untuk Thiess…alhamdulillah dibangunin kalo enggak bisa bablas ampe siang..

Nyampe dikantor nggak semangat banget, coba cari aktivitas dikit dan browsing tentang migrain hasilnya :

*****
Dokter, apa penyakit migrain itu? Apa bahayanya bila dibiarkan saja, tanpa diobati? Bagaimana cara mengatasinya? Mohon jawabannya! Terima kasih.
Najihatun, Brebes

Najihatun yang dirahmati Allah swt,
Migrain termasuk penyakit yang sering ditemukan dalam masyarakat. Sejumlah penelitian melaporkan 10% populasi dalam masyarakat mengalaminya.
Migrain salah satu bentuk sakit kepala, biasanya sangat nyeri dan mengganggu penderitanya. Ditandai nyeri kepala yang hebat, seringkali dirasakan pada sebagian daerah kepala. Dapat disertai mual-muntah, kelainan neurologi ringan yang bersifat sementara misalnya fotofobia/takut melihat cahaya, fonofobia/tidak suka mendengar suara, gangguan penglihatan (aura), dll. Ada juga yang merasa keluhannya bertambah hebat bila sedikit saja menggerakan kepala/badan sehingga mereka lebih nyaman berada di ruangan yang gelap dan sunyi.

Sering menimpa wanita dibandingkan pria, pada usia muda dan kondisi tubuh yang sehat, serta diduga bersifat genetik/ diturunkan dari keluarga.

Keluhan yang dialami penderita biasanya pada pagi hari, atau kapan saja, baik siang/malam. Migrain nokturnal (yang terjadi malam hari) dapat mengakibatkan penderita terbangun dari tidurnya. Penderita yang sering mengalami keluhan ini, harus memeriksakan diri lebih intensif kepada dokter ahli untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang lebih serius.

Penyebab migrain berkaitan dengan gangguan aktivitas pembuluh darah otak, gangguan biokimia pada otak atau karena kelainan genetik.
Beberapa hal yang diduga pencetus migrain antara lain: kurang tidur/istirahat, cahaya terlalu terang, suara berisik, perubahan hormon selama siklus menstruasi, stress/kecemasan, kelelahan, perubahan cuaca, makanan/minuman tertentu (coklat, kopi, alkohol, dll), bumbu penyedap buatan yang mengandung MSG atau nitrat, obat-obat tertentu, dll

Serangan migrain sering mengganggu penderita saat bekerja, bersekolah, dll sehingga dapat menurunkan kualitas hidupnya. Selain itu harus dipastikan melalui pemeriksaan yang teliti oleh dokter bahwa keluhannya memang migrain, bukan kemungkinan penyakit lain yang harus segera ditangani seperti tumor otak atau kelainan mata glukoma.

Langkah pertama, ada baiknya kamu membuat �diary� tentang migrain yang dialami: kapan, bagaimana kondisi kamu/lingkungan sekitar saat serangan terjadi, berapa kali, bagaimana gejala setiap serangan, dst. Pokoknya �all about your migrain�. Kalau memang ada hal yang dicurigai, salah satu cara mengatasi temukan dan hindari pencetusnya. Kamu bisa mulai melakukan �perbaikan gaya hidup� misalnya mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi/tanpa pengawet buatan, olahraga teratur, cukup istirahat/tidur, mengelola stress dengan lebih baik (banyak berdzikir, beristighfar, selalu berpikir positif/ husnudz-dzan, dll)

Selanjutnya berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter/ahli. Mungkin dokter akan memberi kamu obat tertentu (jenis dan dosisnya disesuaikan dengan kelainan yang kamu alami) serta beberapa nasihat medis. Yang harus disadari migrain merupakan penyakit kambuhan. So, akan sangat bermanfaat kalau terdapat komunikasi dan kerjasama yang baik antara penderita-dokter dalam menanganinya. Selain itu terdapat beberapa alternatif terapi seperti metode akupuntur, relaksasi, aromaterapi, dll. Untuk terapi alternatif ini sebaiknya kamu konsultasikan lebih dulu dengan dokter, ada/tidak manfaatnya. Wallahu a’lam
***

Tapi kalau dipikir emang bener yach, semalam aja tidur jam 02 an. Gak bisa tidur dan banyak banget yang ada di otak. Semalam nyoba nulis2 dilaptop kok hasilnya gak maximal.

Sebenarnya hidup ini memang butuh istirahat walaupun sebentar.
Yang dibutuhkan adalah kualitas tidur bukan kuantitas.

Note : article taken from http://www.ummigroup.co.id

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: